Kesehatan

Banyak yang Salah, Begini Cara Masak Mi Instan agar Lebih Sehat!

Written by habib


Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni



Kandungan dalam mie instan yang baik bagi kesehatan tubuh manusia (Pixabay/digitalphotolinds)

Himedik.com – Anda pasti salah satu orang yang pernah atau malah menjadi bagian dari pasukan penggemar mi instan. Kenikmatan mi instan seakan tak pernah gagal menggugah selera orang, bahkan ketika hanya mencium aromanya.


Namun, banyak juga orang yang menganggap mi instan bukan makanan sehat. Oleh karenanya, banyak orang membatasi konsumsinya.


Menurut laporan World Instant Noodles Association, dilansir dari Star 2, Indonesia menempati urutan teratas setelah Cina sebagai negara terbanyak konsumsi mi instan, yaitu mencapai 13,4 miliar porsi.


Hanya saja, benarkah mi instan sudah pasti buruk untuk kesehatan hingga menyebabkan kematian? Sejauh ini mi instan memang dikaitkan dengan risiko lebih tinggi obesitas, hipertensi, peningkatan gula darah dan rendahnya kolesterol HDL.

Walau begitu, bukan berarti makan mi instan sekali langsung memberikan dampak buruk pada kesehatan. Hal itu kecuali jika Anda mengonsumsi terlalu sering seperti 3 kali sehari.


Mi instan memang mengandung lebih banyak karbohidrat dan lemak ketimbang protein, serat, vitamin dan mineral.


Ilustrasi seorang perempuan hamil muda sedang makan mie instan. (Shutterstock)
Ilustrasi seorang perempuan hamil muda sedang makan mie instan. (Shutterstock)

Oleh karena itu, mengonsumsi mi instan yang benar mesti ditambahkan dengan komponen makanan lain sebagai pelengkap nutrisi.


Anda bisa menyajikan mi instan sama seperti gambar bungkusnya. Mi instan wajib ditambahkan sayur, telur atau lainnya agar nutrisinya lebih seimbang.


Selain itu, Anda juga tak perlu menggunakan semua bumbu dalam mi instan. Dengan begitu, mi instan yang Anda konsumsi setidaknya jadi sedikit lebih sehat.


Jangan pakai semua bumbu dalam mi instan. Lalu untuk membuatnya nutrisi mi instan jadi seimbang, tambahkan sayuran segar, telur dan daging cincang atau semacamnya,” ungkap Dr Tee E Siong, ahli nutrisi Malaysia.

KAMU PERLU TAHU JUGA :   Wanita Ini Tak Bisa Menutup Mulutnya Setelah Tertawa Keras, Mengapa?


Jika Anda masih mengira bahwa mi instan mengandung lilin, itu adalah anggapan yang salah. Hingga kini, belum ada bukti kuat bahwa mi instan mengandung lilin.


Ilustrasi mie instan (shutterstock)
Ilustrasi mie instan (shutterstock)

Bahan utama mi instan adalah tepung terigu, minyak kelapa sawit, dan garam. Begitu pula jika Anda masih menganggap MSG dalam bumbu mi instan tidak baik dikonsumsi.


Dr Tee menegaskan tak ada badan pengawas makanan yang melarang penggunaan MSG dalam makanan. Dia bilang, tidak ada bukti ilmiah yang menunjuukan MSG buruk untuk kesehatan.


Anda cuma perlu menggunakan MSG dengan bijak atau secukupnya sebagai penambah rasa. Bagaimanapun, penggunaan MSG berlebihan itulah yang menjadi masalah.






Source link

About the author

habib

Leave a Comment