Kesehatan

Irish Bella Alami Preeklamsia, Cari Tahu Orang yang Paling Berisiko!

Written by habib

Suara.com – Pasangan Irish Bella dan Ammar Zoni kini tengah berduka setelah kehilangan dua calon buah hatinya yang meninggal di dalam kandungan pada Minggu (6/10/2019) lalu.

Berdasarkan keterangan Dr Gatot Abdurrazak, Sp.OG, kondisi Irish Bella di Rumah Sakit Harapan Kita memang sudah berbahaya. Dua hari setelah kedatangan Ibel, kondisi dua buah hatinya di dalam kandungan sudah menurun.

“Pasien jam 9 dipindah ke HDU, dan ternyata sudah tidak ada detak jantung. Meninggal diperkirakan jam 8,” kata Dr Gatot.

Sampai akhirnya, dua calon anak mereka pun meninggal dunia di dalam kandungan. Menurut dokter, kematian ini akibat Irish Bella mengalami mirror syndrome yang menyebabkan preeklamsia.

“Secara caesar. Iya meninggal di dalam. Itu akibat dari sebagian plasenta yang lepas. Itu disebabkan preeklamsia yang disebabkan mirror syndrome. Itu salah satu penyebab preeklamsia. Tekanan darah naik dan membuat plasenta lepas hingga aliran darah tidak lancar ke bayi,” jelas sang dokter.

Melansir dari Healthline, preeklamsia adalah kondisi ketika tekanan darah ibu hamil tinggi dan ada protein di dalam urine selama kehamilan. Umumnya, kondisi ini rentan terjadi di usia kehamilan setelah 20 minggu.

Ammar Zoni dan Irish Bella [Suara.com/Sumarni]
Ammar Zoni dan Irish Bella [Suara.com/Sumarni]

Preeklampsia terjadi karena ada gangguan pada pertumbuhan serta perkembangan plesenta sehingga hal ini mengganggu aliran darah ke bayi maupun ibu. Padahal plasenta adalah organ khusus yang berfungsi sebagai pemasok makanan serta oksigen dari ibu ke janin.

Selain itu, biasanya kondisi ini dialami oleh wanita hamil di atas 40 tahun maupun masih remaja. Tetapi, ada pula faktor lain yang menyebabkan seorang wanita lebih berisiko mengalami preeklamsia, antara lain:

  1. Riwayat tekanan darah tinggi sebelum kehamilan
  2. Punya riwayat keluarga mengalami preeklamsia
  3. Pernah mengalami obesitas
  4. Hamil bayi kembar atau lebih dari satu anak
  5. Riwayat penyakit diabetes, penyakit ginjal, lupus dan rheumatoid arthritis.
KAMU PERLU TAHU JUGA :   Idap Dwarfisme Langka, Gadis 22 Tahun Ini Dikira Masih 6 Tahun
Ilustrasi bayi kembar (shutterstock)
Ilustrasi bayi kembar (shutterstock)

Selain pembengkakan, protein dalam urin, dan tekanan darah tinggi, gejala preeklampsia dapat termasuk:

  1. Peningkatan berat badan yang cepat disebabkan oleh peningkatan cairan tubuh yang signifikan
  2. Sakit perut
  3. Sakit kepala parah
  4. Berkurangnya urin atau tidak ada keluaran urin
  5. Muntah dan mual yang berlebihan

Biasanya jika seorang ibu hamil mengalami preeklamsia, salah satu cara mengatasinya adalah dengan melahirkan. Dokter pasti akan menyarankan persalinan yang tepat serta menginformasikan kondisi bayi dalam kandungan dan tingkat keparahan preeklamsia.

About the author

habib

Leave a Comment