perawat

Mau Jadi Bintara Perawat Polri T.A 2019, Ini Persyaratannya.

Written by habib

BIDDOKKESSULSELNEWS.COM-Kepolisian Negara Republik Indonesia kini memberikan kesempatan kepada Lulusan Akademi Keperawatan untuk bergabung menjadi Anggota Polri T.A. 2019.

Pendaftaran telah dibuka mulai tanggal 05 sampai dengan22 Maret 2019 pukul 23.59 wib.

Bidang kedokteran dan kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel saat ini melakukan Sosialisasi penerimaan calon anggota Polri bidang Bintara Kompetensi Khusus Perawat di Polres Gowa, Senin ( 18/03/2019 )

Dipimpin Oleh Kasubbid kespol Akbp Sally Bakara AMK, memberikan penjelasan singkat tentang tata cara pelaksanaan pendaftaran dan seleksi sampai dengan membagikan Brosur persyaratan Penerimaan Polri.

“kami berharap semua pendaftar bisa memanfaatkan kesempatan untuk bergabung dengan institusi kepolisian khususnya dalam bidang Kesehatan”pungkasnya

Berikut persyaratan pendaftaran untuk Calon Anggota Polri bidang Bintara Perawat.

I. Persyaratan umum

1. warga negara Indonesia
2. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
4. pendidikan paling rendah SMU/sederajat;
5. usia minimal 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri);
6. sehat jasmani dan rohani
7. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (dibuktikan dengan SKCK dari Polres setempat)
8. berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela

II.Persyaratan khusus

1. pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
2. lulusan
• lulusan D-III dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B, kecuali yang berasal dari Polda Gorontalo, NTT, Maluku, Malut, Papua dan Papua Barat dengan akreditasi minimal C dan IPK minimal 2,70
3. bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2019) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
4. bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Dikdasmen Kemdikbud;
5. usia calon Bintara Polri T.A. 2019
• lulusan D-III usia maksimal 24 tahun;
6. belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan;
7. tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
8. berdomisili minimal 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga, kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
9. bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
10. bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan;
11. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
•mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
•bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri.
12. pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK);
13. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali.

KAMU PERLU TAHU JUGA :   Perawat Muslim Alami Kendala Soal Aturan Departemen Kesehatan di Sydney

III. Persyaratan lainnya

Bintara Perawat:

1. berijazah D-III Perawat, mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku dan mempunyai sertifikat Basic Cardiovasculer Life Support (BCLS)  atau Basic Trauma Life Support (BTLS) dengan IPK minimal 2,75 dan akreditasi prodi minimal B, kecuali yang berasal dari Polda Gorontalo, NTT, Maluku, Malut, Papua dan Papua Barat dengan akreditasi minimal C dan IPK minimal 2,70;

2. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
• Pria     : 163  cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
•Wanita: 158  cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 155 cm.

3. pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili, khusus pelaksanaan uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi.

Sebelum melakukan pendaftaran online pastikan untuk melengkapi berkas persyaratan.

Informasi dan pendaftaran online dapat diperoleh melalui website Polri www.penerimaan.polri.go.id serta Biro Sumber Daya Manusia ( SDM ) Polda Sulsel atau Polres setempat.


Source link

About the author

habib

Leave a Comment